Hindari kondisi Out of Stock!

The Importance of Stock Management

Manajemen stok sangat penting bagi eBay Seller yang ingin bisnisnya berkembang. Seller perlu memastikan aliran barang masuk dan keluar selalu dalam kondisi yang stabil.
Jika terlalu banyak memiliki stock barang yang tidak terjual, maka akan merugi. Namun jika tidak memiliki stock barang yang cukup, situasi merugikan lainnya akan terjadi. Berikut penjelasannya.

Dampak Out of Stock terhadap eBay seller

Tabel berikut menjelaskan konsekuensi yang terjadi ketika seller mengalami out of stock.

Apa yang dimaksud dengan eBay Defect Rate?

eBay defect rate berisikan informasi mengenai jumlah defect yang seller miliki jika dibandingkan dengan transaksi yang tidak memiliki defect.

Jika seller memiliki 4 defects setelah menjual 100 produk, maka level defect rate seller tersebut adalah 4%.

Sehingga pada dasarnya seller transaction defect rate adalah persentase dari total transaksi seller yang memiliki defect. eBay tidak menghitung lebih dari satu defect per transaksi.

Mengapa eBay Defect Rate sangat penting?

eBay defect rate akan mempengaruhi performa suatu seller. Jika nilainya besar, maka seller akan mendapatkan search penalties, selling limitation, eBay store downgrades bahkan denda fee yang lebih besar.

Bagaimana cara mencegah defect rate?


1

Pastikan inventory selalu up to date dan tersedia


2

Bekerjasamalah dengan supplier yang dapat mengirimkan inventory tepat waktu


3

Jika seller mengetahui bahwa produk out of stok akan terisi kembali, maka Gunakan fitur “Out-of-Stock” agar listing tidak berakhir



4

Hindari melakukan cancellation order dengan alasan “Out of stock.


5

Komunikasikan dengan buyer apabila terjadi kendala di produk ataupun pengiriman, lalu minta persetujuan untuk cancel.


6

Setelah mendapatkan persetujuan dari buyer, Lakukan cancellation order dan pilih alasan “buyer asked to cancel the item(s) in this order”.


Cara menggunakan eBay tools untuk mencegah Situasi Out of Stock

1. Mengaktifkan opsi Out-of-Stock (OOS)

Fitur ini berguna bagi seller yang memiliki produk terjual cepat dan seringkali Out of Stock. Seller ingin menjaga agar listing tetap aktif sementara menunggu inventory datang kembali atau restock.

Dengan fitur OOS, seller dapat terhindar dari Defect Rate jika produk tidak tersedia. Selain menjaga listing agar tetap aktif meskipun quantity 0, OOS juga akan menjaga agar history sold tetap ada.

Cara kerja OOS:
Ketika seller mengaktifkan fitur ini, maka ketika quantity produk habis atau 0, sistem akan secara otomatis menyembunyikan listing dari search results.
Listing akan tetap aktif, namun tidak terlihat oleh buyer.
Listing akan muncul kembali di search results ketika seller menambahkan quantity produk pada listing.
Fitur Out-of-Stock option dapat diaktifkan pada:

My eBay > Account > Site Preferences > Sell Your Item form and listings.

 1. Mengaktifkan opsi Out-of-Stock (OOS)

2. Select Good Til Cancelled (GTC)

Setiap listing eBay hanya akan bertahan selama 30 hari sebelum diturunkan oleh sistem. Seller harus secara menual menaikkan kembali listing setiap periode berakhir.
Fitur Good Till Cancelled (GTC) berfungsi untuk mengaktifkan listing secara terus menerus hingga seluruh stock produk terjual atau hingga seller menurunkan listing secara manual karena alasan tertentu.

Fitur ini cocok bagi seller yang menjual stock dalam jumlah banyak dan secara reguler mengisi ulang inventory.

Seller akan secara otomatis dikenakan biaya insertion fee bulanan untuk setiap periode listing.

Cara mengaktifkan fitur GTC:

Pada Selling details di listing form > pilih Fixed price > masukkan jumlah stock pada kolom Quantity

Seller dapat menentukan apakah buyer dapat melihat jumlah stock yang tersedia secara jelas, atau disamarkan sehingga mereka hanya dapat melihat “More than 10”

 2. Select Good Til Cancelled (GTC)

Apalagi yang harus diketahui tentang Out-Of-Stock dan Good Til Cancelled?

  1. Ketika seller mengaktifkan fitur OOS:
    • Setiap listing dengan GTC akan dikenakan insertion fee setiap 30 hari sekali.
    • Sistem akan secara otomatis mengakhiri GTC listing yang memiliki stock 0 selama 3 bulan berturut-turut.
  2. Ketika stock baru datang, Pastikan untuk melakukan update pada listing agar tidak disembunyikan oleh sistem.
  3. Jika buyer telah melakukan save atau bookmark pada listing, maka mereka akan tetap melihat listing tersebut. Tetapi mereka akan mendapatkan alert-style message di bagian atas listing yang menyatakan bahwa produk sedang dalam kondisi out-of-stock.
  4. Good Till Cancelled listing akan beredar lebih luas lagi ke external search engine seperti Google, Sehingga akan cenderung membawa traffic lebih tinggi kepada produk

Apalagi yang harus diketahui tentang Out-Of-Stock dan Good Til Cancelled?

Demikian penjelasan mengenai cara kerja Out Of Stock dan Good Till Cancelled. Sekarang saatnya mengatur stock, meningkatkan penjualan dan menghindari defects rate!